Pages

Subscribe:

Labels

Minggu, 27 November 2011

Tragedi di hari Minggu



Sebuah kecelakan terjadi pada hari minggu(20/11/2011) di jalan basuki rahmat kota Surabaya. Kejadian ini dialami oleh seorang pengendara sepeda yang memang pada waktu ia berniat untuk menjalani rutinitasnya seperti hari minggu biasanya yaitu gowes.

 
Pagi itu, ku kayuh sepedaku bersama teman dan adik-adik binaanku. Kami mulai perjalanan dengan berkumpul di kantor jawa pos terlebih dahulu pada pukul 06.00. tujuan awal kami yaitu kearah jalan raya darmo, karena seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap hari minggu jalan tersebut ditutup untuk keperluan ‘car free day’. Kami terus mengayuh sepeda, melewati orang-orang yang bersepeda juga tentunya. Karena memang banyak yang bersepeda disana saat hari minggu. Selain itu juga kami melewati kawanan orang yang dengan aktif mengikuti gaya seseorang yang bertubuh indah yang ada di depan mereka. Ya, mereka adalah orang-orang yang sedang senam.
Ada beberapa kamera yang menyorot perjalanan kami, dan kami pun mencoba untuk action dihadapannya, dengan harapan agar bisa masuk kedalam tayangan televisi, minimal berita. Hhe..
Kami terus mengayuh dengan tujuan selanjutnya yaitu ke taman apsari yang berada di depan gedung gubernur jalan pemuda. Namun sebelum sampai kesana, kami berhenti sejenak di jalan basuki rahmat , lebih tepatnya sebelum lampu merah.  Kami berhenti hanya untuk melepas dahaga dengan minum air yang sudah kami siapkan sebelumnya.
Ditengah-tengah kita beristirahat, tiba-tiba terdengar suara ‘gemerpyak’ yang begitu keras ditambah juga ada suara melengking yang mungkin dari rem sepeda motor yang digunakan secara tiba-tiba. Tidak lama kemudian orang-orangpun berlari kearah suara tersebut. Dan lama-kelamaan orang pun bertambah banyak.
Saya berlari ke tempat kejadian perkara, saya lihat seorang ibu paruh baya berbadan sedang, tergelepar dijalan. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari anak beliau yang berusia sekitar 19 tahun, kecelakan itu terjadi karena sang ibu mengendarai sepeda ontelnya terlalu ke tengah jalan raya, dan saat itu ada sebuah sepeda motor dengan kecepatan yang lumayan cepat ingin mendahului rombongan orang-orang yang sedang gowes tadi dari arah sebelah kanan.
Karena kaget, pengendara motor tersebut mengerem motornya secara mendadak hingga menimbulkan suara yang begitu kacau menurut saya. Sang ibi pun tersenggol sepeda yang ia kendarai dan akhirnya terjatuh diatas aspal yang begitu keras. Karena mungkin masih shock, ibu tersebut tidak sadarkan diri selama beberapa saat. Begitu sadar orang-orang yang ada disekelilingnya memberikannya segelas air minum, sang anak pun juga kaget dan tidak menyangka bahwa hal ini akan terjadi. Sampai-sampai ia bingung apa yang harus dilakukan, dan ia baru mengerti saat ada orang yang mnyuruhya untuk mencarikan sebuah taksi dan membawa ibunya ke rumah sakit terdekat.
Sungguh kejadian yang tidak terduga, seorang ibu tersebut yang awalnya berniat untuk berolahraga malah mendapat musibah semacam itu, namun hal ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita agar senantiasa waspada di jalan raya.

2 komentar:

Aldo K. Wachyudi mengatakan...

Idam matanya kemana-mana ya hahahha


salam dari Aldonesia.
http://aldokelvianto.blogspot.com

Bblogger mengatakan...

bukan begitu do...

tapi saya mencoba untuk cepat tanggap terhadap sekitar.. termasuk itu... :p

Posting Komentar