Pages

Subscribe:

Labels

Sabtu, 31 Maret 2012

Sekolahnya yg Kolot atau Petingginya yg Rusak

         
           Sungguh mengecewakan, sekolah yang dulu aku bangga-banggakan  karena ku memang merasakan adanya perubahan dalam diriku saat ku menimba ilmu disana. Sekolah yang dulu begitu menyenangkan dengan guru-guru yang ramah dan hampir semua mengenalku, kini seolah kehilangan jati dirinya.

            Memang sekolahku tidak begitu terkenal diluar daerah jambangan-karah dan sekitarnya. Yah, sekolahku adalah SMAN 18 Surabaya. Terletak dipinggiran kota Surabaya bagian selatan, lebih tepatnya daerah bibis karah sawah no 9. Sekolah termasuk kedalam sekolah yang berada di rayon selatan bersama dengan SMAN 15 Surabaya. Namun sekolah ini tidak begitu terkenal layaknya tetangganya tersebut.
            Bagiku sekolah ini adalah sekolah negeri pertama yang pernah aku singgahi untuk menimba ilmu. Pertama masuk sekolah, ku sudah mendapatkan banyak teman. Masa-masa SMA memang begitu indah. Ku temukan teman, sahabat, bahkan cintaku disana. Namun bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini.
            Perlu diketahui, para guru yang ada di sekolah ini adalah orang-orang yang taat pada aturan birokrasi sekolah. Dan aku juga dapat mengerti soal itu. Tetapi selama aku sekolah disana ada dua orang guru yang menurutku cukup berpengaruh dan berpotensi untuk merusak iklim kondusif dari sekolah itu. Dari kelas X aku sudah mengamatinya, banyak guru yang juga tidak suka dengan mereka. Satu diantaranya adalah seorang wakasek kesiswaan dengan inisial A. Dan yang satu adalah guru geografi dengan inisial S. Kedua orang guru ini, telah melakukan hal-hal yang justru malah memalukan bagi sekolahnya dan justru mematikan potensi yang ada didalamnya.
            Untuk wakasek kesiswaan dengan inisial A, beberapa kesalahan dari kebijakan yang dikeluarkannya yaitu : Pertama, ia tidak pernah membiarkan atau mengijinkan para siswanya yang mengikuti kegiatan ekstrakuliker untuk melakukan pendidikan dan latihan di daerah luar kota, dengan alasan itu peraturan sekolah. Padahal sekolah lain tidak pernah ada peraturan semacam itu selagi kegiatan tersebut dapat memberikan nilai positif dan meningkatkan potensi para siswa-siswinya. Kalau pun diperbolehkan maka proses perijinannya terkesan dipersulit dan bahkan tidak segera ditindak lanjuti. Kedua, orang ini pernah melarang untuk mengadakan upacara bendera pada tanggal 17 Agustus dengan alasan tidak adanya lahan parkir karena sebagian wilayah sekolah digunakan proyek pembangunan. Sungguh hal yang tidak logis, mengingat masih adanya lahan lain diluar sekolah yang masih bisa dimintakan ijin untuk digunakan sebagai lahan parkir. Ketiga, masih seputar upacara. Pernah suatu waktu ia mengeluarkan informasi bahwa akan diadakan upacara pada hari senin. Dan para guru hingga siswa pun dihimbau untuk datang lebih awal. Nah, pada hari senin paginya pun semua guru dan siswa telah datang lebih awal untuk mengikuti upacara. Tapi ironisnya upacara malah tidak jadi dilaksanakan dan parahnya orang ini malah datang terlambat ke sekolah. Keempat, ia menyatakan bahwa segala macam bentuk kegiatan yang dilakukan dari pihak luar maka apapun yang dibutuhkan harus ditanggung sendiri. Dan pihak sekolah pun tidak akan membantu apa-apa. Masih banyak lagi beberapa hal lain yang dilakukan oleh oknum ini dan justru malah menjelekkan nama alamamater sekolah itu.
            Selanjutnya adalah guru geografi dengan inisial S. Orang ini dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas blacklist yang diterima oleh sekolah ini. Pertama, guru ini mengusulkan untuk mencari sponsor yang sebanyak-banyaknya dalam persiapan acara pentas seni tahun ajaran 2009-2010. Namun karena sikapnya yang  konsumtif maka ia membuat semacam MOU kepada pihak sponsor yang mana hanya menguntungkan dan malah merugikan pihak sponsor pada akhirnya. Kedua, ia mengusulkan untuk membuat sebuah tempat penampungan botol bekas disekolah yang nantinya botol yang terkumpul dapat ia jual dan dari pihak guru lainnya tanpa mengetahui dengan jelas berapa hasilnya dan kemana hasil tersebut digunakan.


1 komentar:

Brantas Pranata Nusa mengatakan...

wogh, blogger aktif

Posting Komentar